Why you need a custom website

February 5th, 2009

I love this template. It’s free. Why bother paying someone admit herself as a web designer while free design is everywhere?

Good question.

Hanya saja yang saya rasakan seringkali ga seperti itu.  Tetep yang namanya custom website – with custom design – is a must. Saya ngerasain banget ketika beberapa waktu lalu saya ngebantuin temen with low-budget condition untuk bisa punya website yang setidaknya ga pake salah satu dari template yang disediakan multiply dan kawan-kawannya.

Look at these templates. They are gorgeous. Professional.

Good color, good layout, good tipo. Perfect combination for a great web design standard.

template3

Sayangnya, entah kenapa, begitu saya masukkan logo perusahaan, foto dan materi lainnya, mendadak template yang tadinya kelihatan sangat menggoda ini sontak ga ada bagus-bagusnya lagi. Well, bisa jadi saya yang ga bisa ngepas-pas-in ama logonya, atau layoutnya terlalu bagus untuk foto yang kadang-kadang berupa hasil jepretan standar kamera digital… tapi dengan begitu, saya jadi tahu pentingnya custom design.

Setidaknya custom design bisa “ngakalin”, gimana caranya supaya logo yang mentereng, terlihat lebih indah dengan imbangan warna yang pas. Setidaknya custom design bisa main-main dengan layout, supaya foto-foto yang standar quality ga di-highlight dalam ukuran yang dipersembahkan buat a very good photo taken by professional photographer (dengan biaya tinggi tentunya).

Sama halnya dengan baju, kenapa juga Holywood celebrities repot-repot bayar designer ber-M-M hanya untuk sebuah custom night gown, secara pake baju $10 dari GAP aja dia udah keliatan WOW? Wanna stand out, wanna be different, wanna be unique.

Kalau Anda?