Speedy blokir 7 situs, termasuk Multiply dan YouTube

April 8th, 2008

Mohon maaf, untuk saat ini situs-situs dan blog yang memuat Film Fitna kami blokir atas permintaan Menteri Komunikasi dan Informasi No.84/M.KOMINFO/04/08 tanggal 2 April 2008.

Situs dan blog yang ditutup:
* Youtube
* MySpace
* Metacafe
* Rapidshare
* Multiply
* Liveleak
* Themoviefitna.com

Situs-situs dan blog tersebut tidak akan bisa diakses hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.
Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Terimakasih.
PT Telkom Indonesia Tbk.

Source: https://portal.telkomspeedy.com/

Itu informasi paling anyar siang hari ini. Setuju ama Ple-Q’s blog, bunuh nyamuk kok pake meriam. Kalo di Google bisa nyari film Fitna, Google ikutan diblok dong?

“Kita sih prinsipnya selektif, pemerintah tidak ingin menutup sembarangan. Saat ini sedang dibicarakan mekanisme teknis untuk pemblokiran yang lebih elegan. Kami tidak ingin seperti mencari tikus dalam rumah, lalu membakar rumahnya,” kata Gatot yang dihubungi detikINET, Senin (7/4/2008).

Itu cuplikan jawaban demokratis dari pertanyaan: Akankah Pemerintah Juga Blokir Google.

Pantesan dari tadi pagi saya coba akses Multiply, kok down mulu. Speedy lagi error nih. Ealah ternyata ikutan aksi blokir-blokiran. Kirain cuma YouTube doang. Betul-betul langkah kemunduran buat komunitas internet Indonesia. Di saat semuanya *harusnya* bisa diakses di internet, kita malah kembali jadi serba dibatasi.

Inget posting saya soal Trend web akhir-akhir ini: jualan barang lewat Multiply? Let’s see dah. Udah ada beberapa orang yang menjerit sih (Baca: Speedy Blokir 7 Situs, Ibu Rumah Tangga Menjerit!) lantaran selama ini ngandelin Multiply sebagai toko online… Nah, sekarang masalahnya: Apa iya Multiply akan diblok selama-lamanya… (tau sendiri deh kebijakan disini, suka gonta-ganti) Kalo iya, mungkin rekans harus mulai consider alternatif lainnya. “Ga masalah lah, wong di gue bisa diakses.” Iya di Anda, di calon pelanggan Anda?