Yang harus diperhatikan ketika Anda membuat website…

April 20th, 2009

Kemarin ini saya pernah posting tulisan soal “Yang perlu diperhatikan sebelum Anda melaunch website…” Nah, berhubung hari ini ada message di Facebook dari temen lama yang menanyakan soal hal-hal yang perlu diperhatikan dalam proses pembuatan websitenya sendiri, maka… mariii, dibahas lagi bersama-sama :)

Anyway, yang saya tulis ini bukan mutlak harus seperti ini lho, secara namanya teori, bisa ada 1001 macem. Ini hanya salah satu yang saya peroleh dari berbagai artikel soal desain yang saya baca, tentunya kalau dari Anda ada masukan bahkan ilmu-ilmu yang justru kontradiksi, monggo dibahas barengan… sapa tau kita malah jadi nemu ilmu baru yang “Indonesia banget”… secara artikel-artikel para bule tentunya ada yang ga nyambung ama kondisi di Indo: misalnya urusan koneksi internet yang disana udah ga perlu musingin dial-up ^^ ato urusan masih mesti mikirin komputer beberapa perusahaan yang ga well-updated versi flash playernya :)

  1. Buatlah website yang jelas kegunaannya
    Untuk apakah website yang mau Anda buat? Untuk jualan barang? Untuk jualan jasa? Kalau bikin website sekedar iseng, mendingan ngupdate status di Facebook… semua fitur udah lengkap, jadi kita bisa fokus ngupdate contentnya. Hal yang sama pentingnya dengan bikin webnya sendiri.
  2. Buatlah website yang desainnya sesuai dengan standarisasi yang berlaku
    Jaman sekarang hampir semua orang di muka bumi punya website. Setidaknya profil di Friendster dan Facebook. Itu juga website, kan? So kalau Anda bikin website sendiri, ngedesain sendiri, bayar web designer dan web developer sendiri, yakinkan diri Anda bahwa website Anda sudah setidaknya sesuai dengan standarisasi yang berlaku sekarang ini. Kaya apa sih standarisasinya? Coba cek disini deh: World Wide Web Consortium – Web Standards. Puanjaaanngggg ^^ Ada soal Accessibility, CSS, bahkan Web Architecture (TAG). Pilih sendiri yang kira-kira menurut Anda paling penting, setidaknya di saat sekarang.

    Kalau mau yang lebih singkatnya sih bisa dibaca di posting saya sebelumnya: Things everyone should know about web design

  3. Buatlah website yang simpel, ga neko-neko, yang penting Anda tahu bahwa Anda sanggup meng-handle isi website tersebut
    Beberapa kali saya ketemu client yang ingin webnya nanti lengkaaaaapp A sampe Z, dengan segala fitur macamnya forum, photo gallery yang isinya bisa disubmit oleh visitor web, shoutbox, polling, advertising banner… pokonya semua pol. Pada akhirnya ketika webnya jadi, hanya 20% dari fitur-fitur tersebut yang secara rutin mereka update. Sisanya? Boro-boro.

    Yang ada, fitur shoutboxnya akhirnya dispam ama ibu-ibu jualan baju di multiply, fitur forumnya dipenuhi hal-hal yang ngga jelas isinya (yaaa mostly iklan orang jualan), ad bannernya kosong dimana-mana, isinya cuma default banner “Berminat beriklan disini? Hubungi 021-…sekian sekian sekian.”

    Sayang sih, kalau saya bilang. Kenapa ga dibuat bertahap aja. Pertama-tama, ya fitur yang urgent aja dulu. About, Service, Contact. Kasarnya seperti itu. Besok-besok orang mulai banyak nanya ini-itu, nambah deh… FAQ, Frequently Asked Questions. Besok-besok mulai lebih banyak lagi yang nanya dan FAQ kurang menjawab, tambah deh fitur Live Chat. Besok-besok orang mulai bolak-balik nanya client mana yang pernah dihandle, nambah lagi… Clients or Portfolio or Showcase… jadi berkembang seiring berjalannya waktu.

Mungkin itu dulu kali ya dari saya? Dari yang lain? Tambahin dong…

2 Responses to “Yang harus diperhatikan ketika Anda membuat website…”

  1. om ipit says:

    Sedikit tmbahan dri segi tampilan :

    Warna :
    komposisi warna ditentukan oleh jenis website tsb. misal, web perusahaan dominasi wrna putih ato disesuaikan dgn warna dr logo perusahaan tsb. Kalo web pribadi sih, terserah, yg pnting jgn membuat mata visitor lelah ketika melihat web kita nantinya. :-)

    Kerapian :
    Menurutku ini penting banget, mengingat sekarang sudah banyak program afiliasi PPC dengan hasil yang menggiurkan. dlu saya prnah nemuin web iklan yg campur aduk, antara iklan text n iklan banner. sampai2 g bisa nemuin, dimana sih konten dari web itu sebenarnya. klo nantinya kita buat web n pengen masang iklan PPC dan banner di web itu, baiknya ya buat space sendiri untuk iklan2 tsb, misal di sidebar gtu. Intinya jangan sampai membuat visitor merasa bingung :-)

    Font :
    Informationarchitects bilang “Web Design Is 95% Typography”. Hubungannya pada fungsi dasar website, yaitu “penyampaian informasi”, hampir seluruh informasi di website disampaikan dengan tulisan. Bagus dan tidaknya penyampaian informasi ini tidak hanya bergantung pada kualitas tulisan, tetapi juga harus mempertimbangkan typography. Intinya, ukuran, warna, dan jenis font harus selalu dipertimbangkan, biar nantinya visitor merasa nyaman sewaktu membaca informasi di web kita. :-)

    kurang lebihnya seperti itu, mgkin ada tmbahan lg? :-)

  2. Samuel says:

    setuju sama poin terakhir.. kalo mau bunuh tikus cukup pake lem tikus, jangan pake meriam, hehehe..

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the answer to the math equation shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the equation.
Click to hear an audio file of the anti-spam equation