Yang perlu diperhatikan sebelum Anda melaunch website…

March 11th, 2009

Ngga cuma designer atau developer website yang mesti aware ama hal-hal di bawah ini. Anda-lah yang paling berperan, karena Anda-lah sang empunya website. Designer ataupun developer hanya bisa menyarankan, memberikan pilihan, Anda-lah sang decision maker yang menentukan kemana website Anda mau membawa Anda (dan bisnis Anda! ^^)

Saya dapet poin-poin di bawah ini dari hasil nyontek Things Every Web Designer Should Know . Ceritanya karena saya ga mau dibilang mau sok memudahkan pekerjaan sendiri :D Udah dibayar gede-gede bikinnya balik lagi ke “gitu-gitu ajah”, ngapain?

So… Things Every Web Designer Should Know… and hal-hal yang perlu diperhatikan oleh setiap orang yang mau mulai membangun websitenya adalah:

  1. Still rule number 1, even until now: KEEP IT SIMPLE
    Meski ada orang-orang yang bilang: don’t underestimate user, yang sekarang udah jauh lebih melek teknologi dibanding jaman web baru rame dahulu kala… tetep aja, yang namanya simpel kayanya masih lebih disukai orang. Buktinya, web Apple.com sampe sekarang belum pudar pamornya. Yang namanya Mac Book tetep aja harganya di atas laptop biasa, meskipun dari segi tipis dan berat udah disaingi semakin banyak kompetitor.

    Don’t make the user think about anything. Make the browsing experience as smooth as possible… kalau untuk menemukan content tertentu aja user harus berpikir dan menebak-nebak, rasanya udah ga jamannya…people get busier than ever… no more time untuk berpikir ulang soal hal-hal jamak yang harusnya “udah dari sononya begitu”.

  2. Know Your HTML
    Semakin banyak web designer dan web developer bermunculan, bermodalkan software anyar untuk mengconvert desain bikinan di Photoshop ke bentuk HTML yang tinggal diupload ke server.  Hasil nyontek ke Things Every Web Designer Should Know sih bilang: “WYSIWYG editors have their place among the consumer base, but they’re simply not the right tool for a completely effective and successful Web design that will hold a visitor’s interest and make your ideas worthwhile.” Argumentasinya? Dicek aja disana :) Intinya sih, biar gimana yang dibuat langsung dari nol akan lebih baik dibanding yang mengandalkan tools serba instan…
  3. Use Web Safe Fonts
    “Not every computer is going to have every font installed, so when you use a font on a Website that a visitor doesn’t have, their web browser will default to a fallback font. The fallback will likely make your design look much uglier on the site and deter visitors if it’s difficult to read.”

    I think, no more explanation needed :) Find a list of Web-safe fonts here.

  4. Stick with standard layouts
    “This is because users, when they visit a website, expect a standard convention. Sites like these cannot be easily scanned or navigated, and it slows the browsing process. If the experience is jarring in any way, you’re likely to lose a visitor.”

    Sampe hari ini saya masih suka ketemu orang yang minta didesainkan web dengan layout yang diluar standarisasi yang berlaku… it’s their own choice, dan sebagai tukang desain, sebetulnya saya pribadi seneng-seneng aja kalo dapet kebebasan berkreasi merdeka model begini… bosen juga ngedesain template dengan standarisasi yang seabrek… Tapi kalau ternyata kreativitas itu malah bikin situs kita dihindari orang, kayanya harus berpikir sedikit memutar…

  5. Try to keep images small
    Not necessarily physically small, but small in file size. It’s true that a majority of users are connecting with a broadband connection these days and page loading time is not nearly the concern it was back in 1998 when the majority of users were dialing up to the Internet with a telephone line. But bandwidth is still a concern for a Website, especially one that hopes to attract a lot of traffic. Primarily, bandwidth costs money. Secondly, if you keep your site’s filesize as low as possible, your site will load up blazing fast on a broadband connection, and that still impresses users today.

    Kalo yang di luar negri aja ngomongnya masih begitu, ga lagi kita yang di Indo. Iya lah Jakarta, udah jauh lebih baik. Tapi kalo situsnya menyasar daerah, luar Jabodetabek, kayanya lebih baik main aman dulu sampe internet model Speedy udah bukan makanan SOHO tapi cuma jadi konsumsi anak-anak doang…

Ada hal-hal lainnya lagi macemnya “Avoid distracting elements on the page” dan “Try to keep code clean”, cuma saya rasa itu udah lebih ke arah tugas web designer dan web developer, selama Anda bukan tipe owner yang pingin ikutan nyemplung ngedesain sendiri ^^

Ditanya alasan saya setuju hal-hal di atas? Simply karena:

  1. Website semakin buanyakkkk!!!!
    Daripada cape-cape browsing web antah berantah yang ga jelas isinya, mendingan juga gue nongkrongin Facebook.
  2. Internet semakin merajalela!!!
    Semakin banyak ikan berdesak-desakan di kolam. Kalo jualan kita even ga memenuhi standar yang berlaku di kalangan kompetitor, mau ngomong apa lagi?
  3. Blackberry semakin larisss!!!
    Mau dibilang BB mengambil alih jatah waktu pribadi dan sebagainya, tetep aja laris manis. Dan efeknya? Di layar yang sekecil itu, jelas orang cuma akan browsing seperlunya, itupun kalo kepepet. Buat berlama-lama mempelajari konsep kreativitas yang kita tawarkan, kayanya ngga dulu deh…

Jadi kalo boleh saran? Sekarang ini, yang simpel-simpel aja ah…