Susu bayi berbahaya? Cuma mencret sih, biasaaa…

February 27th, 2008

Susu bayi berbahaya? Cuma mencret sih, biasaaa…Karikatur susu bayi berbahaya dari harian KontanSusu bayi berbahaya? Cuma mencret sih, biasaaa…

Ironis, mendengar kalimat semacam ini keluar dari seorang pimpinan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) Indonesia. Seorang petinggi. Gimana masyarakat ga semakin apatis ama pemerintah yang belum ada bunyinya. Lepas dari apakah media meng-hiperbola statement orang yang bersangkutan atau tidak, kalau memang si petinggi berkata begitu, ah… sedihnya.

Apa dia ga punya anak ya, makanya bisa ngomong kaya gitu. Kalo bener ga punya anak, oke deh, bisa sedikit dimaklumi, dia ga pernah ngerasain takutnya kehilangan anak (since diare adalah salah satu penyebab utama meninggalnya bayi dan anak), or kalopun punya anak, ah ya… mungkin diasuh ama baby-sitter or nanny or semacamnya kali yah… jadi dia ga tau kalo diare itu berbahaya, terutama pada bayi dan anak-anak. Bukan sekedar diare orang dewasa yang tinggal dihajar Diapet 3 kali sehari, selesai.

Menkes sami mawon ngomongnya. Oke lah netral, ga mau bikin perusahaan susu formula langsung gulung tiker dengan statement itu, tapi sangat disayangkan, kok tanggepan spontannya seperti itu… malah ada tambahan defensenya juga: “Lha pemerintah kan memang tidak menyarankan pemberian susu formula pada bayi umur 0-6 bulan… harusnya ASI,” Nah kalo udah gini, baru deh jurus ASInya keluar. Kemaren-kemaren, iklan sufor yang ngaku lebih bagus dari ASI (karena dilengkapi DHA ++ dll) kok ya dirilis bebas merdeka.

Sampe-sampe mbok-mbok di desa juga merasa susu formula jauh lebih bagus daripada ASI. Disini setengah mati berusaha ASI keluar, eh yang dikaruniai malah ngincernya susu formula.

AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) mengeluarkan press release-nya sehubungan dengan bakteri dalam susu formula ini. Silakan cek webnya untuk info lebih lengkap.

Posting ini saya buat bukan karena saya anti susu formula, saya tau banget banyak Moms yang ga punya pilihan lain, tapi gregetan aja ama tanggepan bapak-ibu petinggi yang menganggap enteng terancamnya nyawa manusia. Padahal, denger-denger sih hasil penelitian mengungkapkan bakteri berbahaya tersebut dapat menyebabkan kerusakan pencernaan dan yang lebih parah lagi, menyerang selaput otak.

Jangan-jangan ini dilihat sebagai usaha untuk menekan baby-booming Indonesia yang udah ga berhasil direm ama KB??? Kok saya jadi ketularan sinismenya Ibu Menkes sih…

2 Responses to “Susu bayi berbahaya? Cuma mencret sih, biasaaa…”

  1. nYam says:

    idem sama Menag yang mengomentari kasus meninggalnya jamaah haji indonesia: alhamdulillah cuma dua orang
    kok kayanya sekarang banyak pejabat ga bisa jaga omongan ya? apa mereka perlu kursus media dulu?
    *jadi pengen gigit orang

  2. Monika Tanu says:

    Serius ngomong gitu? *ckckckck, ga sempet liat sih tayangannya* Iya, mesti belajar ngomong diplomatis kali yeh…

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the answer to the math equation shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the equation.
Click to hear an audio file of the anti-spam equation