<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Seorang gadis cilik di supermarket&#8230;</title>
	<atom:link href="http://www.monikatanu.com/blog/2007/09/seorang-gadis-cilik-di-supermarket/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.monikatanu.com/blog/2007/09/seorang-gadis-cilik-di-supermarket/</link>
	<description>Ego reason: Monika Tanu&#039;s thoughts :)</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 16:25:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Mita</title>
		<link>http://www.monikatanu.com/blog/2007/09/seorang-gadis-cilik-di-supermarket/comment-page-1/#comment-639</link>
		<dc:creator>Mita</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Sep 2007 01:03:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.monikatanu.com/blog/2007/09/10/seorang-gadis-cilik-di-supermarket/#comment-639</guid>
		<description>Setuju banget sama mbak Rani. Di Indonesia itu kita selalu meng-anak kecil-kan anak2. Mereka dianggap &quot;bukan&quot; manusia yang setara sama kita. Contoh aja, aku masih inget, kalo ngomong sama anak kecil suaranya masih suka di-imut2-in. Padahal kalo kita bicara dengan mindset sejajar, you&#039;ll be amazed on what they capable of doing (pengalaman pribadi nih.. hehehe)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setuju banget sama mbak Rani. Di Indonesia itu kita selalu meng-anak kecil-kan anak2. Mereka dianggap &#8220;bukan&#8221; manusia yang setara sama kita. Contoh aja, aku masih inget, kalo ngomong sama anak kecil suaranya masih suka di-imut2-in. Padahal kalo kita bicara dengan mindset sejajar, you&#8217;ll be amazed on what they capable of doing (pengalaman pribadi nih.. hehehe)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rani</title>
		<link>http://www.monikatanu.com/blog/2007/09/seorang-gadis-cilik-di-supermarket/comment-page-1/#comment-636</link>
		<dc:creator>Rani</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Sep 2007 22:02:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.monikatanu.com/blog/2007/09/10/seorang-gadis-cilik-di-supermarket/#comment-636</guid>
		<description>bisa.. intinya anak kecil jangan dianggap anak kecil, tapi diperlakukan dewasa..

kalo orang indonesia kan biasanya meng-&quot;anak kecil&quot;kan anak kecil, dengan asumsi bahwa mereka ga bisa independent. Padahal mereka bisa lho. misalnya yg gue perhatiin dari anak gue, ternyata dia bisa makan sendiri (meskipun messy). Walhasil, sekarang dia makan sendiri kayak orang gede, minum dari gelas orang gede, sama sekali udah ga disuapin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bisa.. intinya anak kecil jangan dianggap anak kecil, tapi diperlakukan dewasa..</p>
<p>kalo orang indonesia kan biasanya meng-&#8221;anak kecil&#8221;kan anak kecil, dengan asumsi bahwa mereka ga bisa independent. Padahal mereka bisa lho. misalnya yg gue perhatiin dari anak gue, ternyata dia bisa makan sendiri (meskipun messy). Walhasil, sekarang dia makan sendiri kayak orang gede, minum dari gelas orang gede, sama sekali udah ga disuapin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

